(Tugas Pembuatan Blog Untuk Memenuhi Persyaratan Nilai Tugas Mata Kuliah Cyber PR Bina Sarana Informatika) Animated Pictures Comments Pictures

Senin, 20 Oktober 2014

Bagaimana Menghadapi Anak Tantrum

Temperamen Tantrum seringkali terjadi pada anak usia 15 bulan hingga 6 tahun. Tantrum merupakan sebuah luapan emosi yang meledak-ledan dan tidak terkontrol, umumnya disebabkan oleh keinginan anak yang tidak terpenuhi sehingga bentuk protes yang diberikan adalah tantrum alias mengamuk.
Ekpresi tantrum pun bermacam-macam dan menangis merupakan ekspresi yang paling sering ditunjukkan anak. Rasa melempar atau membanting terhadap benda-benda , self abuse (menyakiti diri sendiri) bahkan orang sekitar.

Penyebab anak tantrum:
  • Berbelanja di mal merupakan stimulus luar biasa bagi anak.
  • keragaman barang, warna, berbagai pernak-pernik, makanan mulai dari permen sampai dengan jenis makanan yang dipajang menjadi penggoda bagi anak-anak usia tersebut.
  • Hasrat ingin memiliki barang yang belum pernah ia lihat dirumah.
Tips bagi orang tua menghadapi anak tantrum di keramaian :
  • Latihlah anak menahan atau mengelola emosinya dengan baik
  • Mengabaikan rengekannya, dengan demikian sebagai orang tua kita tidak perlu malu kalau anak meminta sesuatu dan menangis karena tidak kita turuti.
  • Cobalah untuk tidak terlalu panik melihat kemarahan anak. Jangan coba  melihat dari perspektif "Saya sebagai orang  tua" yang dilihat oleh orang lain. Fokuslah pada pendisiplinan anak. Saat tantrum penting untuk memastikan keamanan anak.
  • Konsisten dan tegas. Hadapi setiap tantrum yang muncul dengan konsisten dan tegas, tegas bukan berarti galak.
  • Alihkan perhatian anak, sesuaikan dengan karakter dan kesukaan anak.
Tantrum di area publik?
Gendong anak yang sedang tantrum dan bawalah ke tempat yang lebih sepi. Biarkan sampai tantrumnya reda. Kemudian beri nasehat secukupnya, misal "Sayang, kalau bersikap baik kamu akan mendapatkan perhatian yang lebih banyak dari ibu". Dan beri ia rasa nyaman dengan pelukan hangat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar